Fatwa Hukum Mati atau Bertobat?

Aljon Ali Sagara | Berita Foto jakarta

SILANG MONAS, JAKARTA PUSAT – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengecam untuk diberikannya vonis hukum mati bagi siapapun yang menghina Nabi Muhammad, rekomendasi ini ditegaskan saat konferensi pers oleh ulama HTI, tadi malam di Lapangan Selatan Monas, Jakarta, (25/9/2012).

Penegasan agama Islam oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat HTI Fathi Syamsuddin Ramadhan atas beredarnya film Innocence of Muslim adalah suatu kesengajaan, dan dibiarkan oleh pemerintah Amerika Serikat beredar begitu saja.

HTI menggugat kepada siapapun pelakunya harus dihukum mati. ”Kecuali ia bertaubat,” kata Fathi

Lebih lanjut Fathi menyinggung mengenai sertifikasi ulama yang tengah ramai menjadi pertentangan ialah fatwa haram bagi siapa saja yang memberlakuan sertifikasi bagi ulama. ”Ide sertifikasi ulama, ide aneh,” tandas Fathi.

Pertemuan akbar Liqo Syawal Ulama keluarga besar HTI ini mengangkat tema Peran Ulama dalam Menegakkan Khilafah, Negara Ideal yang Menyejahterakan.***

Foto: Aljon Ali Sagara | Email: aljonalisagara@gmail.com

Link: Hizbut Tahrir Indonesia | Hizbut Tahrir Pusat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: