Pemerintah Bakal Batasi Konsumsi BBM Bersubsidi

Jumat, 15 Maret 2013 | Berita Foto Jakarta
20130315 SPBU Kebagusan Jaksel TajukCo BFJ
Tajuk.co, JAKARTA
–Pemerintah bakal kembali merilis kebijakan pembatasan BBM bersubsidi. Ini untuk mengurangi konsumsi BBM bersubsidi dan memperbaiki pola pemberian subsidi energi.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan langkah pengendalian konsumsi BBM bersubsidi yang efektif. Menurutnya, ada beberapa opsi konkrit dalam kebijakan pengendalian ini. Diantaranya, “Mobil pelat hitam tidak boleh memakai premium untuk Jakarta, termasuk Jabodetabek, dan juga di 8 kota besar lainnya,” ujarnya, Kamis (14/3).

Agus meyakini, bentuk pembatasan yang konkrit ini akan efektif untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi. Apalagi,saat ini masih awal tahun, sehingga tersedia waktu yang lebih panjang untuk menerapkan kebijakan pembatasan tersebut.

Menurut Agus, kebijakan pengendalian tidak akan terpisahkan dengan mekanisme pengawasan. Sebab, pengendalian yang tak didukung pengawasan yang efektif, tidak akan berhasil.

Meskipun demikian, pemerintah tetap mempertimbangkan kenaikan harga BBM bersubsidi sebagai salah satu opsi. “Tujuannya untuk menjaga perekonomian dan stabilitas sistem keuangan,” katanya.

Sebab, jika langkah pengendalian lewat pembatasan tidak efektif, tanpa menaikkan harga BBM bersubsidi, pemerintah harus menanggung konsekuensi yang cukup berat yaitu pemotongan anggaran belanja, khususnya belanja barang dan belanja sosial. (DIN)

Foto: Tajuk.co / Aljon Ali Sagara
Link: Pemerintah Bakal Batasi Konsumsi BBM Bersubsidi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: