Tenaga Lepas Penyuluh Pertanian Tuntut Jadi PNS

Kamis, 27 Juni 2013 | Berita Foto Jakarta
20130627 Demo Tenaga Harian Lepas Jadi PNS Menpan MentanTajuk.co, JAKARTA – Ribuan Tenaga Lepas Harian (THL) Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP) melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/6/2013). Dalam aksinya THL-TBPP yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia tersebut menuntut agar pemerintah mengangkat mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Meskipun dalam kontrak perjanjian ketika diangkat sebagai THL TBPP ada klausul mereka tidak akan menuntut untuk menjadi PNS, namun karena merasa telah berjasa membantu kemajuan bidang pertanian di Indonesia, para THL TBPP meminta perhatian dan kebijakan pemerintah untuk mengangkat mereka sebagai PNS. Agar mereka memiliki kepastian masa depan.

Selain itu, menurut Koordinator Aksi Gunadi, saat ini sekitar 49 persen penyuluh pertanian PNS memasuki usia pensiun. Kondisi ini, katanya, harus segera diatasi.

“Jika tidak segera di atasi akan berakibat terjadinya stagnasi pendampingan petani, sehingga petani tidak memperoleh layanan penyuluh secara maksimal,” katanya.

Gunadi menjelaskan, Indonesia memiliki 72.143 desa. Jika rasio satu desa satu penyuluh Indonesia kekuarangan 21.610 orang penyluh. Ditambah 49 persen penyuluh PNS yang memasuki masa pensiun, maka kekurangan jumlah penyuluh pertanian semakin besar.

Kesepakatan
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar dan Menteri Pertanian Suswono menemui perwakilan pendemo di Istana Negara untuk menampung dan mendiskusikan aspirasi yang dibawa para THL TBPP tersebut. Dalam perundingan itu disepakati dua hal.

Pertama, pemerintah akan memprioritaskan THL TBPP untuk menjadi PNS dengan persyaratan khusus. Kedua, para THL TBPP yang tidak lulus seleksi PNS akan masuk dalam skema pengangkatan pegawai dengan perjanjian kerja (P3K) dengan kontrak kerja selama lima tahun sekali. Dalam masa kontrak mereka akan mendapat  gaji yang lebih baik dari sekarang, dan batas kontrak kerja berlaku sampai usia para THL TBPP itu mencapai 48 tahun.

Meskipun belum merasa puas dengan hasil perundingan, wakil THL TBPP dapat menerima hasil kesepakatan itu.

“Kita akan melakukan komunikasi lebih lanjut. Ini adalah solusi sementara,” ujar Gunadi. (AJS/HAS)

Foto: Tajuk.co / Aljon Ali Sagara
Tautan: Tenaga Lepas Penyuluh Pertanian Tuntut Jadi PNS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: