Buruh Perempuan Desak Pemerintah Turunkan Harga Pangan

Minggu, 21 Juli 2013 | Berita Foto Jakarta
20130721 Demo Komite Aksi Perempuan_Aljon Ali Sagara_Berita Foto Jakarta 01
Istana Negara, JAKARTA PUSAT – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi Gabungan aktivis buruh perempuan Komite Aksi Perempuan (KAP) telah menjadi ancaman, sembako makin sulit terbeli sehingga asupan pangan keluarga makin tidak bergizi.

Seorang aktivis Buruh perempuan Luviana mengatakan, buruh kini menjadi obyek yang paling menderita, terutama upah buruh perempuan rentan ditangguhkan oleh pengusaha, dan “Sekarang kenaikan harga barang (Sembako: Sembilan Bahan Pokok) sudah naik hingga mencapai 100-200 persen,” kata Luviana di depan Istana, Jakarta, Minggu (21/7/2013).

Kami hingga sekarang, lanjut Luviana, terus melakukan aksi-aksi unjuk rasa mendesak pemerintah menuntut turunnya harga kebutuhan pokok serta menolak perlakuan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh pengusaha. “Selama ini kita terus melakukan aksi penolakan,” pungkas Luviana kepada Berita Foto Jakarta.

Pengunjuk rasa menuntut pemerintah tiga hal, penurunan harga pangan, membela buruh tani dari pihak swasta, dan mengajak seluruh buruh perempuan untuk turun ke jalan menolak kenaikan harga. (AAS)

Foto: Aljon Ali Sagara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: